Rawalo, 29 Mei 2026 — SMA Negeri 1 Rawalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai religius dan kepedulian sosial melalui kegiatan “Idul Adha Berbagi 1447 H” yang dilaksanakan pada Jumat, 29 Mei 2026 di halaman SMA Negeri 1 Rawalo.

Kegiatan ini selaras dengan visi SMA Negeri 1 Rawalo, yaitu “Religius, Unggul, Berbudi Luhur, Mandiri, Kreatif, dan Berbudaya Lingkungan.” Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Pada tahun ini, keluarga besar SMA Negeri 1 Rawalo melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban berupa:
🐂 1 ekor sapi
🐐 1 ekor kambing
Daging kurban kemudian disalurkan kepada masyarakat di beberapa wilayah sekitar sekolah, yaitu Desa Pesawahan, Banjarparakan, Tambaknegara, Sidamulih, dan Rawalo yang sebelumnya telah menerima kupon pembagian. Selain masyarakat sekitar, kegiatan ini juga melibatkan peserta didik melalui perwakilan dari masing-masing kelas sebagai bentuk pembelajaran karakter dan kepedulian sosial.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan kekhidmatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMA Negeri 1 Rawalo, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M., beserta bapak/ibu guru, karyawan, panitia, dan masyarakat penerima daging kurban.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir untuk menerima daging kurban.
“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan begitu banyak nikmat sehingga kita dapat berkumpul bersama pada hari yang penuh berkah ini. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW yang syafaatnya kita nantikan di yaumul akhir nanti,” tutur beliau.

Beliau berharap kegiatan Idul Adha Berbagi ini dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara sekolah dan masyarakat sekitar, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi di lingkungan SMA Negeri 1 Rawalo.
Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan Idul Adha Berbagi 1447 H berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Terima kasih disampaikan kepada seluruh panitia, bapak/ibu guru, karyawan, peserta didik, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga amal ibadah kurban yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Rawalo. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

“Terlihat Keren di Layar, Tapi Hancur di Masa Depan”
SMA Negeri 1 Rawalo kembali mengadakan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi peserta didik melalui kegiatan Goes To School Majelis Ta’lim Fiqhunnisa bareng BNN yang dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2026 bertempat di Aula Srikandi SMA Negeri 1 Rawalo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid kelas X dengan jumlah peserta sebanyak 288 murid.
Acara berlangsung dengan penuh antusias dan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Kepala SMA Negeri 1 Rawalo yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Ibu Noer Aini, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada para narasumber yang telah berkenan hadir di tengah kesibukan mereka untuk berbagi ilmu dan motivasi kepada para murid SMA Negeri 1 Rawalo.
“Kalian yang berada di sini merupakan murid yang paling beruntung dan istimewa karena akan memperoleh ilmu yang sangat bermanfaat untuk masa depan kalian besok. Dengan mengikuti materi ini kalian bisa menjadi remaja tangguh menuju masa depan cerah tanpa narkoba,” tutur beliau.
Beliau juga berpesan agar seluruh murid mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, siap mendengarkan, siap menimba ilmu, dan siap menjadi generasi muda yang berkarakter baik serta bebas dari narkoba.
Kegiatan inti menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Ibu Emma Ali selaku Ketua Majelis Ta’lim Fiqhunnisa Purwokerto dan Bapak Wicky Sri Erlangga, S.Sos., M.Si. Materi yang diangkat dalam kegiatan ini bertema “Terlihat Keren di Layar, Tapi Hancur di Masa Depan” dengan beberapa pokok pembahasan, yaitu:
- Pergaulan Bebas: Kenali Dampaknya Jangan Sampai Salah Langkah
- Narkoba: Musuhmu Sekarang, Penghancur Masa Depan
- Cara Menjadi Remaja Berkarakter dan Berprestasi
Dalam penyampaian materinya, Ibu Emma Ali mengajak seluruh murid untuk lebih bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Beliau menyampaikan bahwa pertemuan pada hari itu bukanlah sebuah kebetulan, melainkan takdir Allah SWT yang mempertemukan semua pihak dalam majelis ilmu yang penuh manfaat.

Beliau juga mengajak para murid untuk merenungkan perjuangan orang tua yang bekerja keras demi masa depan anak-anaknya. Dengan penuh haru, beliau menggambarkan bagaimana seorang ibu menyimpan kesedihan ketika anak membantah, dan bagaimana seorang ayah tetap bekerja keras meskipun lelah demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Pesan moral yang kuat turut disampaikan kepada para murid agar menjadi generasi muda yang beriman, berkarakter unggul, serta membekali diri dengan ibadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Beliau juga menekankan bahwa kecantikan dan ketampanan bukanlah faktor utama dalam kehidupan, melainkan hati dan karakter yang baiklah yang mampu menciptakan kenyamanan dan keharmonisan.
“Standar cantik itu bukan kebenaran, hanya selera. Yang membuat sebuah pernikahan bertahan bukan ganteng dan cantiknya, tetapi hati yang membuat seseorang nyaman,” ungkap beliau.
Di akhir sesi, suasana Aula Srikandi menjadi penuh haru ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama yang dipimpin oleh narasumber.
“Ya Allah, kalau kami belum bisa membahagiakan orang tua kami, jangan jadikan aku alasan mereka menangis karenaku. Ya Allah, jadikan aku anak-anak sukses yang dapat membahagiakan orang tua kami. Aamiin.”
Sementara itu, narasumber kedua, Bapak Wicky Sri Erlangga, S.Sos., M.Si., menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dan dampaknya terhadap masa depan generasi muda. Beliau mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan, pendidikan, keluarga, bahkan kehidupan sosial seseorang.

Pintu gerbang narkoba biasanya diawali dengan merokok. Ada perokok aktif yaitu orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin dengan sekecil apapun walaupun itu Cuma satu batang dalam sehari. Atau orang yang menghisap rokok walau tidak rutin sekalipun atau hanya sekadar coba-coba dan cara menhisap rokok Cuma sekadar menghembuskan asap walau tidak dihisap masuk ke dalam paru-paru. Sedangkan perokok pasif merupakan orang yang bukan perokok tapi menghirup asap rokok yang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok.
Rumah Adalah tempat berlindung. Termasuk dari asap rokok. Perokok pasif harus berani mengeluarkan haknya untuk tidak menghirup asap rokok. (Sesuai Q.S. Al-Baqarah: 195) yang artinya “Dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Narkoba: Narkotika, Psikotropika, Bahan Adiktif. Narkotika merupakan zat yang menurunkan kesadaran, menghilangkan rasa dan menyebabkan kecanduan. Sesuai H.R. Muslim no. 2003 “Setiap yang memambukkan Adalah khamr, dan setiap khamr itu haram.” Banyak atau sedikit khamr tetaplah haram. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwa Nabi Muhammah SAW bersabda, “Sesuatu yang memabukkan, maka banyak dan sedikitnya Adalah haram.”
Psikotropika merupakan obat yang mempengaruhi syaraf dan menyebabkan perubahan perilaku. Undang-undang No 5 Tahun 1997 tentang psikotropika. Menjual obat psikotropika: penjara max 15 tahun. Memiliki atau membawa obat psikotropika, penjara max 5 tahun. Obat hanya diminum kalua sakit. Minum obat sesuai dosis. Jangan terima obat dari teman.
Bahan adiktif merupakan bahan yang mempengaruhi kerja otak dan menyebabkan kecanduan. Terdapat juga pada oibat batuk, obat gatal, obat mabuk perjalanan yang diminum berlebihan.
Inhalansia merupakan zat yang mudah menguap / solvent misalnya lem aibon, thinner, bensin, dll. Inhalansia memiliki pengaruh jangka pendek dan juga jangka Panjang. Dampak penyalahgunaan inhalansia Adalah pengguna mengalami kerusakan otak permanen, kerusakan hati, rusaknya system reproduksi, menjadi buta, bahkan menyebabkan kematian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh murid SMA Negeri 1 Rawalo mampu menjadi remaja yang cerdas, berkarakter, memiliki pergaulan sehat, serta mampu menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba demi meraih masa depan yang lebih cerah dan gemilang.

SMA Negeri 1 Rawalo kembali melaksanakan kegiatan edukatif melalui program Wali Murid Mengajar yang diselenggarakan pada Selasa, 10 Februari 2026, bertempat di Lapangan Basket SMA Negeri 1 Rawalo. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas X, XI, dan XII dengan antusias.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada para wali murid yang telah hadir dan berkontribusi aktif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu wali murid yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dan berbagi pengalaman. Program Wali Murid Mengajar ini merupakan salah satu program positif sekolah yang saling mendukung dengan program-program penguatan karakter lainnya,” ujar Bambang Yuniarto.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Eko Priyono Lelono, A.Md., wali murid kelas X SMA Negeri 1 Rawalo. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya disiplin sebagai bentuk kesadaran diri, bukan sebagai beban.
“Disiplin itu bukan karena diawasi, tetapi karena sudah menjadi kebiasaan. Ketika kita berhenti di lampu merah meskipun tidak ada polisi, itulah bentuk disiplin yang sesungguhnya,” tutur Eko Priyono Lelono di hadapan para siswa.

Beliau juga mengaitkan nilai disiplin dengan ajaran Islam, khususnya tentang pengelolaan waktu. Setiap manusia memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam, dan bagaimana waktu tersebut dimanfaatkan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi.
“Dalam Islam, waktu sangat dimuliakan. Kalian sendiri yang menentukan kapan belajar, bermain, dan beribadah. Gunakan waktu dan kesempatan sebaik mungkin,” tambahnya.
Secara khusus, Bapak Eko juga memberikan pesan motivasi kepada siswa kelas XII agar tetap fokus pada tujuan, memaksimalkan usaha, dan tidak melupakan ibadah.
“Silakan beraktivitas di luar sekolah, asalkan kegiatan tersebut positif dan mendukung cita-cita kalian. Jangan lupa, perbanyak ibadah sunah. Saat sujud dalam salat adalah waktu terbaik untuk memohon kepada Allah SWT,” pesannya.

Melalui kegiatan Wali Murid Mengajar ini, SMA Negeri 1 Rawalo berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam membentuk karakter disiplin, religius, dan bertanggung jawab.
Komunitas Belajar “SINAR” SMANRA Gelar Hari Belajar GTK

RAWALO – Komunitas Belajar (Kombel) SINAR SMANRA SMA Negeri 1 Rawalo menyelenggarakan kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA dengan tema Berbagi Praktik Baik “Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Aula Barat SMA Negeri 1 Rawalo.
Kegiatan diawali dengan pengumandangan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat. Selanjutnya, doa dipimpin oleh Bapak Yulistia Gunawan, S.Pd.I. sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh warga sekolah.
Sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo pada kesempatan ini diwakili oleh Ibu Noer Aini, S.Pd., selaku Ketua Komunitas Belajar (Kombel) SINAR SMANRA. Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu guru yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber, Bapak Slamet Rijadi, S.Pd., M.Pd., yang telah berbagi praktik baik tentang Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA.
Dalam sambutannya, Ibu Noer Aini, S.Pd. menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para guru dapat mengambil manfaat bersama dalam menyusun alat penilaian yang valid dan berkualitas. Beliau juga berharap agar soal-soal yang akan diujikan kepada peserta didik, baik PSTS maupun PSAT, telah melalui tahap verifikasi oleh kepala sekolah. Kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA ini menjadi sarana untuk terus belajar dan mengeksplorasi demi kemajuan SMA Negeri 1 Rawalo.
Penyampaian materi inti Berbagi Praktik Baik “Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA” disampaikan oleh Bapak Slamet Rijadi, S.Pd., M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa penyusunan soal yang baik harus diawali dengan kisi-kisi yang berkualitas.
Syarat kisi-kisi yang baik meliputi:
- Mewakili kompetensi yang akan diukur.
- Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami.
- Dapat disusun menjadi soal sesuai indikator dan bentuk soal.
- Aspek yang perlu diperhatikan dalam menyusun kisi-kisi antara lain:
- Urgensi: materi wajib dikuasai peserta didik.
- Relevansi: materi dibutuhkan untuk mempelajari bidang lain.
- Kontinuitas: materi merupakan kelanjutan dari pembelajaran sebelumnya.
- Keterpakaian: materi memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah-langkah menyusun kisi-kisi yang baik, yaitu:
- Memilih kompetensi dari Capaian Pembelajaran (CP).
- Menentukan materi esensial dalam CP.
- Menentukan level kognitif sesuai tuntutan kompetensi.
- Merumuskan indikator sesuai level kognitif dan bentuk soal.
Selain itu, Bapak Slamet Rijadi juga memaparkan kaidah penyusunan soal pilihan ganda (PG) yang baik berdasarkan Panduan Penulisan Soal Tes Terstandar (TKAA, 2025). Salah satu prinsip penting adalah pilihan jawaban harus homogen, logis, dan tidak mengarahkan peserta didik pada jawaban tertentu. Contoh soal dan pembahasan ditampilkan untuk memperkuat pemahaman peserta.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA ini, diharapkan para guru SMA Negeri 1 Rawalo semakin terampil dalam menyusun soal yang bermutu, valid, dan sesuai dengan prinsip asesmen yang berkeadilan.
SMA Negeri 1 Rawalo Gelar Sosialisasi Murid Eligible SNBP 2026

Rawalo, Rabu (14 Januari 2026) — SMA Negeri 1 Rawalo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Murid Eligible Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 yang dihadiri oleh 102 wali murid siswa kelas XII yang masuk dalam kriteria penetapan siswa eligible. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab sekolah dalam mengantarkan peserta didik menentukan studi lanjut ke perguruan tinggi.
Kegiatan diawali dengan pembacaan basmalah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta doa yang dipimpin oleh Bapak Yulistia Gunawan, S.Pd.I. Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung dengan khidmat dan tertib.
Sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Rawalo Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu wali murid yang telah berkenan hadir memenuhi undangan sekolah. Beliau menegaskan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi putra-putri untuk merencanakan masa depan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga mensosialisasikan sejumlah program baru SMA Negeri 1 Rawalo yang telah dilaunching, yaitu:
- Program BESTIE (Bersalaman Elok Santun Tertib Indah dan Etika),

- Program SEHATI (Selalu Pakai Helm demi Keselamatan Diri),

- Program GERLIBAEY (Gerakan Tanpa Lipstik, Blush On, dan Eye Shadow),

- Program SATU (Siswa Aktif Tepat Waktu).

Program-program tersebut diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik yang disiplin, santun, beretika, serta peduli terhadap keselamatan dan aturan sekolah.
Beliau juga mengajak seluruh wali murid untuk bersama-sama bertanggung jawab mengantarkan anak-anak dalam menentukan pilihan studi lanjut melalui berbagai jalur seleksi, khususnya bagi siswa yang termasuk dalam kriteria penetapan siswa eligible, agar dapat memanfaatkan kesempatan SNBP dengan sebaik-baiknya.

Penjelasan Penetapan Siswa Eligible SNBP 2026
Materi utama disampaikan oleh Ibu Noer Aini, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dengan paparan bertajuk “Penetapan Siswa Eligible SNBP 2026”. Beliau menjelaskan secara rinci kriteria penetapan siswa eligible SMA Negeri 1 Rawalo Tahun 2026 sebagai berikut:
- Kuota siswa eligible ditetapkan sebesar 40% dari jumlah seluruh siswa kelas XII.
- Penentuan siswa eligible dilakukan melalui pemeringkatan berdasarkan nilai rata-rata rapor semester 1 sampai dengan semester 5.
- Pemeringkatan dilakukan secara terpisah pada setiap kelompok fase (Fase F1–F7) guna menjamin keadilan antar kelompok.
Pada setiap fase ditetapkan kuota sebesar 40% dari jumlah siswa pada fase tersebut. - Siswa dengan peringkat tertinggi hingga batas kuota fase dinyatakan eligible, sedangkan siswa di bawah batas tersebut dinyatakan belum eligible.
- Data nilai yang digunakan merupakan data resmi yang telah melalui proses verifikasi.

Selain itu, beliau juga menyampaikan Surat Keputusan (SK) Penetapan Siswa Eligible beserta data pemeringkatan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada wali murid.
Informasi Jalur Seleksi dan SNPMB

Selanjutnya, Ibu Wasi Aqnaa Sari, S.Pd., selaku Koordinator Bimbingan Konseling (BK), memaparkan informasi terkait jalur seleksi dan kuota masuk Perguruan Tinggi (PT) Tahun 2026. Beliau menjelaskan secara detail:
- jalur-jalur seleksi masuk perguruan tinggi,
- alur registrasi akun SNPMB melalui portal resmi SNPMB,
- tanggal-tanggal penting yang harus diperhatikan, serta
- ketentuan umum yang wajib dipahami oleh siswa dan orang tua.
Selesai kegiatan sosialisasi tersebut, Bapak/Ibu wali murid dan putra putrinya dapat berkonsultasi langsung dengan guru BK untuk menentukan dan memantapkan pilihan Perguruan Tinggi yang akan diambil. SMA Negeri 1 Rawalo berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik untuk siswanya.

Penutup
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan wali murid dan siswa memperoleh pemahaman yang jelas, objektif, dan transparan terkait mekanisme penetapan siswa eligible SNBP 2026. SMA Negeri 1 Rawalo berkomitmen untuk terus mendampingi peserta didik dalam meraih masa depan pendidikan yang terbaik melalui kerja sama yang erat antara sekolah, siswa, dan orang tua.


Rawalo, Senin (12 Januari 2026) — Komunitas Belajar (Kombel) “SINAR” SMANRA melaksanakan kegiatan Hari Belajar Guru yang berlangsung di Aula Srikandi pada pukul 07.00–09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMA Negeri 1 Rawalo, bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan Literasi Keagamaan REALITA (Religius Literasi Kita) oleh peserta didik.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo. Dalam sambutannya, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu guru dan karyawan yang telah berkenan hadir dan mengikuti kegiatan Kombel di tengah kesibukan tugas kedinasan. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang telah diberikan sehingga seluruh tugas kedinasan dapat terlaksana dengan baik. Sholawat serta salam senantiasa disanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, semoga seluruh keluarga besar SMA Negeri 1 Rawalo mendapatkan syafaatnya.

Sebagai narasumber pertama, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. menyampaikan materi tentang Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) serta implementasinya dalam RPP dan Modul Ajar. Beliau menjelaskan pentingnya penerapan pola pikir bertumbuh (growth mindset) dibandingkan pola pikir tetap (fixed mindset). Pembelajaran Mendalam bertujuan melengkapi pendekatan pembelajaran dengan memperkuat praktik pedagogi agar pembelajaran lebih bermakna.
Melalui Pembelajaran Mendalam, siswa SMA diharapkan mampu menguasai delapan Dimensi Profil Lulusan, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME, kewargaan, kreativitas, penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Dalam penyusunan modul ajar, tidak semua dimensi harus dimasukkan, melainkan dipilih yang paling relevan dengan tujuan pembelajaran.

Selain itu, disampaikan pula tiga Prinsip Pembelajaran, yaitu berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan; tiga Pengalaman Belajar meliputi memahami, mengaplikasi, dan merefleksi; serta empat Kerangka Pembelajaran, yaitu praktik pedagogis, lingkungan pembelajaran, pemanfaatan digital, dan kemitraan pembelajaran.
Materi juga menekankan pentingnya budaya berbagi praktik baik. Prinsip dasar berbagi praktik baik meliputi kejujuran, mindset berbagi (bukan kompetisi), praktik baik (bukan praktik terbaik), serta melampirkan bukti dan dokumen pendukung. Adapun komponen berbagi praktik baik meliputi kondisi sebelum dan sesudah, dampak yang dirasakan, testimoni, kunci keberhasilan, serta lampiran sebagai bukti pendukung.

Narasumber kedua, Bapak Kirtam, S.Pd. selaku Waka Humas SMA Negeri 1 Rawalo, menyampaikan materi Perencanaan Kinerja di Ruang GTK. Beliau mengingatkan pentingnya mengikuti lini masa pengelolaan kinerja, yaitu perencanaan kinerja dan persiapan praktik kinerja pada bulan Januari, pelaksanaan observasi praktik kinerja dan tindak lanjut pada Februari hingga November, serta penetapan predikat kinerja pada bulan Desember.

Narasumber ketiga, Bapak Dwi Hantoro, S.Pt. selaku Kasubag TU SMA Negeri 1 Rawalo, menyampaikan materi Pengelolaan Aplikasi Penilaian Kinerja Pegawai. Beliau mengingatkan agar guru dan karyawan menyiapkan dokumen penilaian kinerja jauh sebelum batas waktu. Melalui ASN Digital, guru dapat mengakses menu My ASN sesuai kebutuhan dan mengirim SKP tahunan ke SI ASN. Kendala yang sering muncul di antaranya drive terkunci, realisasi belum diisi, atau realisasi yang belum lengkap. Selain itu, PNS juga dihimbau untuk mengisi angka kredit secara tertib.
Testimoni dari Ibu Norma: “Hari belajar guru yang dilaksanakan pagi ini sangat menginspirasi saya untuk tidak kenal lelah belajar, dan moment ini sangat seru karena semuanya bisa berbagi pengalaman belajar dan mengajarnya”
Testimoni dari Bapak Imam Hidayat: “Kegiatan yang dilaksanakan Kombel “SINAR” SMANRA bagus, dan luar biasa. Sangat menginspirasi dan berbagi ilmu dengan Bapak/Ibu yang lain.
Kegiatan Hari Belajar Guru melalui Kombel “SINAR” SMANRA dijadwalkan rutin setiap hari Senin pada minggu ke-2 dan ke-4, bersamaan dengan kegiatan Literasi Keagamaan REALITA. Melalui kegiatan ini, diharapkan guru dan karyawan SMA Negeri 1 Rawalo dapat terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta berbagi praktik baik demi terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan.

Rawalo, Kamis 11 Desember 2025 SMA Negeri 1 Rawalo tepatnya di Aula Srikandi kembali menyelenggarakan In House Training (IHT) dengan tema “Peningkatan Integritas Pegawai”, menghadirkan narasumber Drs. H. Joko Wiyono MR, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kasubag TU, Bapak Dwi Hantoro, S.Pt., yang mewakili Kepala SMA Negeri 1 Rawalo.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan:
- permohonan maaf karena Kepala Sekolah tidak dapat hadir secara langsung;
- ucapan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan hadir;
- apresiasi terhadap Bapak Joko sebagai figur yang berintegritas tinggi dan disiplin.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Dwi Hantoro juga memperkenalkan akronim “JUMAT BERSEPEDA” sebagai pengingat penting bagi seluruh pegawai dalam menumbuhkan karakter positif. Akronim tersebut mencakup nilai-nilai:
Jujur, Mandiri, Tanggung jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Adil, dan Kerja keras.
Pemahaman Integritas

Dalam sesi inti, Bapak Joko menegaskan bahwa integritas adalah keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan, yang berlandaskan:
- kejujuran
- konsistensi
- nilai moral
Sehingga membentuk kepercayaan dan kewibawaan.
Beliau juga menyebut enam ciri integritas:
- Tanggung jawab
- Jujur
- Adil
- Berkomitmen
- Disiplin
- Menjadi teladan

Bapak Joko memberikan pesan yang sangat menginspirasi:
“Jika ada anak-anak yang masih ada kekurangan, terus dimotivasi dan dibimbing. Beri penguatan. Kamu pasti bisa!”
Tiga Bekal Guru Masa Kini
Menurut beliau, guru masa kini harus memiliki 3 komponen penting:
- Afektif Plus: karakter positif dan kepekaan sosial
- Penguatan Referensi: literasi, rujukan, dan data yang memadai
- Connecting: kemampuan komunikasi dan kolaborasi
Kegiatan IHT berjalan lancar dan mendapatkan respons positif dari peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai SMA Negeri 1 Rawalo semakin mampu memperkuat integritas dalam tugas dan kehidupan sehari-hari.

Rawalo, 15 Agustus 2025 SMA N 1 Rawalo menggelar kegiatan Komunitas Belajar (KOMBEL) dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dan karyawan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo.
Kepala SMA N 1 Rawalo, Ibu Nurul Hidayah, S.Si., M.Pd, menekankan pentingnya kegiatan KOMBEL bagi guru dan karyawan. “Guru sebagai tulang punggung kemajuan pendidikan perlu terus meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan KOMBEL,” ujarnya.

Kegiatan KOMBEL ini diisi dengan berbagai materi, salah satunya adalah sosialisasi logo baru KOMBEL dan maknanya. Ketua KOMBEL Sinar SMANRA, Ibu Noer Aini, S.Pd, menjelaskan makna logo baru KOMBEL dan bagaimana logo tersebut dapat meningkatkan semangat belajar guru dan karyawan.
Selain sosialisasi logo, kegiatan KOMBEL juga diisi dengan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang disampaikan oleh Ibu Wasi Aqnaasari, S.Pd. Materi ini sangat penting bagi guru dan karyawan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi.

Bapak Wahyu Yuliawan, S.Pd, selaku perwakilan ketua PGRI kecamatan Rawalo, juga menyampaikan kebijakan PGRI kecamatan Rawalo dan materi personal branding. “PGRI kecamatan Rawalo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kecamatan Rawalo melalui berbagai kegiatan, termasuk KOMBEL,” ujarnya.
Kegiatan KOMBEL ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo, sehingga dapat memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa.
Dengan kegiatan KOMBEL, SMA N 1 Rawalo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan KOMBEL.

Kegiatan KOMBEL ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di kecamatan Rawalo untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan demikian, kegiatan KOMBEL di SMA N 1 Rawalo dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kecamatan Rawalo dan memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat.






