Komunitas Belajar “SINAR” SMANRA Gelar Hari Belajar GTK

Komunitas Belajar “SINAR” SMANRA Gelar Hari Belajar GTK

RAWALO – Komunitas Belajar (Kombel) SINAR SMANRA SMA Negeri 1 Rawalo menyelenggarakan kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA dengan tema Berbagi Praktik Baik “Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Aula Barat SMA Negeri 1 Rawalo.

Kegiatan diawali dengan pengumandangan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat. Selanjutnya, doa dipimpin oleh Bapak Yulistia Gunawan, S.Pd.I. sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh warga sekolah.

Sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo pada kesempatan ini diwakili oleh Ibu Noer Aini, S.Pd., selaku Ketua Komunitas Belajar (Kombel) SINAR SMANRA. Beliau menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu guru yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber, Bapak Slamet Rijadi, S.Pd., M.Pd., yang telah berbagi praktik baik tentang Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA.


Dalam sambutannya, Ibu Noer Aini, S.Pd. menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para guru dapat mengambil manfaat bersama dalam menyusun alat penilaian yang valid dan berkualitas. Beliau juga berharap agar soal-soal yang akan diujikan kepada peserta didik, baik PSTS maupun PSAT, telah melalui tahap verifikasi oleh kepala sekolah. Kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA ini menjadi sarana untuk terus belajar dan mengeksplorasi demi kemajuan SMA Negeri 1 Rawalo.

Penyampaian materi inti Berbagi Praktik Baik “Kaidah Penyusunan Soal dan Koreksi MCMA” disampaikan oleh Bapak Slamet Rijadi, S.Pd., M.Pd. Beliau menjelaskan bahwa penyusunan soal yang baik harus diawali dengan kisi-kisi yang berkualitas.

Syarat kisi-kisi yang baik meliputi:

  • Mewakili kompetensi yang akan diukur.
  • Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami.
  • Dapat disusun menjadi soal sesuai indikator dan bentuk soal.

  • Aspek yang perlu diperhatikan dalam menyusun kisi-kisi antara lain:
  1. Urgensi: materi wajib dikuasai peserta didik.
    1. Relevansi: materi dibutuhkan untuk mempelajari bidang lain.
    1. Kontinuitas: materi merupakan kelanjutan dari pembelajaran sebelumnya.
    1. Keterpakaian: materi memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari-hari.


Langkah-langkah menyusun kisi-kisi yang baik, yaitu:

  1. Memilih kompetensi dari Capaian Pembelajaran (CP).
    1. Menentukan materi esensial dalam CP.
    1. Menentukan level kognitif sesuai tuntutan kompetensi.
    1. Merumuskan indikator sesuai level kognitif dan bentuk soal.


Selain itu, Bapak Slamet Rijadi juga memaparkan kaidah penyusunan soal pilihan ganda (PG) yang baik berdasarkan Panduan Penulisan Soal Tes Terstandar (TKAA, 2025). Salah satu prinsip penting adalah pilihan jawaban harus homogen, logis, dan tidak mengarahkan peserta didik pada jawaban tertentu. Contoh soal dan pembahasan ditampilkan untuk memperkuat pemahaman peserta.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui diskusi dan tanya jawab. Melalui kegiatan Hari Belajar GTK SMANRA ini, diharapkan para guru SMA Negeri 1 Rawalo semakin terampil dalam menyusun soal yang bermutu, valid, dan sesuai dengan prinsip asesmen yang berkeadilan.

One thought on “Komunitas Belajar “SINAR” SMANRA Gelar Hari Belajar GTK

  1. Kegiatan hari ini jadi merefresh salah satu ilmu yang penting bagi guru, bikin soal yang bisa mengukur hasil belajar yang valid.
    Sukses smanra👍👍👍👍👍

  2. Dengan kegiatan ini lebih memahami tentang kaidah penulisan soal dan penilaian PG MCMA serta menyusun kisi-kisi dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MinRa