SMA Negeri 1 Rawalo Gelar Wisuda Virtual

Pandemi Covid-19 memaksa dihentikannya kegiatan belajar mengajar di banyak sekolah untuk digantikan dengan pembelajaran bermoda daring. Hal yang juga dialami oleh SMA Negeri 1 Rawalo. Keadaan ini juga berimbas pada batalnya kegiatan wisuda sekolah untuk tahun ajaran 2019/2020 ini. Padahal, acara wisuda adalah acara terakhir yang akan menjadi kenangan yang dapat sekolah persembahkan untuk para peserta didik dan orang tua.

Oleh karena itu, tanpa mengurangi esensi seremonial kegiatan wisuda, SMA Negeri 1 Rawalo melaksanakan acara wisuda ini melalui daring  atau yang bisa disebut dengan wisuda virtual. Kegiatan Wisuda Virtual SMA Negeri 1 Rawalo ini diselenggarakan pada hari Kamis 23 Juli 2020

“Selamat dan Sukses kepada kalian kelas XII Tahun ajaran 2019/2020 yang kalian telah lulus 100 persen di tengah-tengah wabah yang sampai sekarang masih mewabah di negera tercinta ini” ujar pak Ardi.

MPLS

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Daring

Sebanyak 250 Peserta didik baru SMA Negeri 1 Rawalo mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara Daring (Dalam Jaringan) Melalui Aplikasi Zoom. Pada tahun pelajaran 2020/2021 Kegiatan MPLS Tersebut dilaksanakan pada tanggal 13 – 15 Juli 2020.

Pada hari pertama Peserta didik baru disuguhkan dengan Sambutan / Pengantar dari Kepala Sekolah melalui Channel Youtube SMA Negeri 1 Rawalo Banyumas. Pada hari ke 2 sudah mulai menggunakan Aplikasi Zoom dengan Materi Pengenalan stake holder dalam hal ini berupa pengenalan Struktur sekolah mulai dari Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, Wali Kelas serta dewan Guru dan Karyawan SMA Negeri 1 Rawalo. Pada hari terakhir diisi dengan pengenalan Profil sekolah berupa sarana prasarana, kegiatan kesiswaan dan kurikulum sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Rawalo Wasono Ardi Saputro, M.Pd. mengatakan, Kebijakan MPLS Secara Daring merupakan kebijakan pusat. Dimana sekolah belum bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka karena Banyumas masih Zona kuning Covid – 19. “MPLS tetap berjalan seperti sediakala, namun dengan cara yang berbeda karena kita harus tetap waspada dengan menggunakan protokol kesehatan,” kata pak ardi.

Ardi berharap para siswa dan seluruh insan pendidikan tetap menjaga optimisme dan semangat selama proses pendidikan, meski harus dilakukan secara daring. Ardi juga mengajak seluruh masyarakat berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir dan para siswa dapat mengikuti kembali belajar di sekolah. “Saya harap para siswa tetap bisa memulai tahun ajaran baru ini dengan semangat dan gembira meski dalam situasi yang masih darurat kesehatan,” ujarnya.