Pada 2 – 3 November 2018 telah dilaksanakan kegiatan PBA di SMA Negeri 1 Rawalo (Smanra). Apa itu PBA? PBA atau Pencarian Badge Ambalan merupakan salah satu program kegiatan kepramukaan, tindak lanjut dari PTA (Penerimaan Tamu Ambalan) yang telah dilaksanakan pada awal tahun pelajaran. PTA merupakan transisi dari pasukan penggalang menuju ambalan penegak. Sedangkan PBA merupakan proses penerimaan andik dari tamu ambalan menjadi anggota ambalan.
PBA Smanra dimaksudkan untuk mengenalkan ambalan Soedirman – Nyi Ageng Serang kepada adik-adik penegak kelas X. Bertindak selaku sangga kerja pada PBA kali ini adalah Dewan ambalan Soedirman (Gudep 15.3292) dan Nyi Ageng Serang (Gudep 15.3293) yang baru dilantik pada 15 Oktober 2018. Ambalan Soedirman dipimpin oleh Zhicko sebagai Pradana Putra – Kurniadi sebagai Pemangku Adat, sedangkan ambalan Nyi Ageng Serang dipimpin oleh Erma sebagai Pradana Putri – Sendrina sebagai pemangku adat.
Di bawah bimbingan Kak Agus Sulistiyono, S.Pd., Kak Haryanto, S.Pd. sebagai pembina putra dan Kak Estikaroh, S.Pd., Kak Ipit Dyarini, S.Pd., serta Kak Destiana Fajriatun, S.Pd.I. sebagai Pembina putri, adik-adik Dewan Ambalan melakukan berbagai persiapan. Mulai dari rapat koordinasi, menyusun proposal, mendistribusikan berbagai surat, menyiapkan berbagai perlengkapan kegiatan, hingga merancang rangkaian acara seperti terlihat pada jadwal PBA.
PBA dibuka oleh Kamabigus. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa PBA merupakan proses yang harus andik ikuti untuk menjadi anggota ambalan di Smanra. Mereka yang berhasil mengikuti PBA berhak mengenakan tanda ambalan Soedirman untuk andik Putra dan tanda ambalan Nyi Ageng Serang untuk andik Putri. Dengan dikenakannya tanda ambalan tersebut, andik akan selalu termotivasi untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab.
Kamabigus juga menegaskan bahwa nama ambalan diambil dari nama pahlawan nasional dengan maksud agar andik meneladani sifat-sifat kepahlawanan. Soedirman dikenal sebagai pemimpin pejuang gerilya yang religius dan gigih. Sementara Nyi Ageng Serang adalah sosok pemimpin wanita pejuang yang berani dan rela berkorban demi kepentingan bangsa. Sangat tepat dengan tema PBA kali ini, yaitu “Melalui Pendidikan Kepramukaan Kita Bentuk Tunas Bangsa Berjiwa Ksatria”.
Selain itu, andik diingatkan untuk menjaga kesehatan dan menjaga barang berharga milik masing-masing. Patuhi jadwal, aturan yang telah ditetapkan, dan laksanakan ibadah sholat wajib tepat waktu, agar andik dimudahkan mengikuti kegiatan. Jaga nama baik diri dan sekolah saat melaksanakan jelajah di luar lingkungan sekolah. Walau sempat diguyur hujan, rangkaian acara dalam kegiatan PBA tetap dilaksanakan sesuai rencana. Hujan tak menyurutkan semangat andik dalam mengikuti berbagai mata acara kegiatan. Alhamdulillah sampai dengan hari kedua kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
PBA ditutup oleh Kak Haryanto selaku Kakak Pembina. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras dan kerja sama sangga kerja dari DA kelas XI dibantu DK kelas XII, hingga terselenggaranya PBA kali ini. Beliau juga menyampaikan apresiasi atas semangat andik kelas X mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Setelah penutupan andik pulang, istirahat di rumah. Kakak Pembina juga memberikan motivasi agar sebagai Pramuka andik terus semangat. Semoga kegiatan PBA dapat menambah wawasan dan pengalaman andik, serta membentuk karakter positif dalam diri andik. Slm Pramuka…
Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Ber Budi Bawa Laksana, Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan 😊