SMA Negeri 1 Rawalo Kembali Menyabet Kejuaraan dalam Bidang Bela Diri dengan 12 Kejuaraan yang Telah Diperoleh

JUARA – Selamat dan sukses kita ucapkan kepada teman kita yang telah berhasil meraih prestasi yang telah diraih. Tidak diragukan lagi akan semangat siswa SMA Negeri 1 Rawalo dalam merebut kejuaraan. Tepatnya pada Rabu,15 Mei 2024 hingga Jumat 17 Mei 2024 , telah diadakan lomba berbasis bela diri yaitu Tasikmalaya Nasional Champion II 2024 di Tasikmalaya. Siswa yang mengikuti ekstrakulikuler MP “Merpati Putih” ikut andil dalam lomba yang diadakan tersebut dan telah mendapat berbagai kejuaraan. Berikut adalah kejuaraan yang telah diraih oleh siswa-siswi kebanggaan kita:
– Juara 1 Kelas A Putri Remaja + Pesilat Terbaik Putri Remaja, dimenangkan oleh Mei XI-1
– Juara 1 Kelas H Putri Remaja, dimenangkan oleh Amel XI-6
– Juara 1 Kelas C Putri Remaja, dimenangkan oleh Shafira X-5
– Juara 2 Kelas B Putra Remaja, dimenangkan oleh Ray XI-7
– Juara 2 Kelas B Putri Remaja, dimenangkan oleh Erin X-1
– Juara 2 Kelas C Putri Remaja, dimenangkan oleh Chelsea X-4
– Juara 3 Kelas C Putri Remaja, dimenangkan oleh Wulan X-4
– Juara Harapan 1 Kelas H Putra Remaja, dimenangkan oleh Debora XI-2
– Juara Harapan 1 Kelas C Putri Remaja, dimenangkan oleh Julianti X-3
– Juara Seni Tunggal Putri Remaja, dimenangkan oleh Qothrun X-2
– Juara Harapan 1 Seni Tunggal Putri Remaja, dimenangkan oleh Adlin X-7

Semangat dari siswa SMA Negeri 1 Rawalo telah membuahkan hasil yang luar biasa. Merpati Putih menjadi ekstrakurikuler yang turut aktif dalam menyumbangkan kejuaraan. Bahkan, hampir dalam setiap perlombaan, ekstrakurikuler MP selalu menyumbang kejuaraan.

Seperti halnya saat perlombaan O2SN Cabang Olahraga Pencak Silat, Putra Open Cabdin X 2024 yang diadakan pada hari Rabu, 22 Mei 2024, tepatnya di Purwokerto. Raynendi Ferly dari kelas XI-7 telah meraih juara 2 dalam perlombaan tersebut. Sungguh membanggakan dan mengharumkan untuk SMA Negeri 1 Rawalo.

Hal tersebut akan menjadi motivasi untuk kita semua, agar turut andil dalam perlombaan dan semangat meraih prestasi. Jadi, teruslah semangat untuk seluruh murid SMA Negeri 1 Rawalo.

Penyerahan Penghargaan Kejuaraan Siswa SMAN 1 Rawalo

JUARA- Senin, (13/05/2024) SMA Negeri 1 Rawalo menggelar kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan di lapangan utama.

Upacara tersebut diikuti oleh para siswa, mulai dari kelas X dan kelas XI. Upacara tersebut juga diikuti oleh para guru SMAN 1 Rawalo. Kegiatan upacara berlangsung dengan khidmat.

Selain melaksanakan upacara bendera hari senin, upacara ini juga menjadi ajang penyerahan penghargaan terhadap siswa- siswi SMA Negeri 1 Rawalo yang telah meraih kejuaraan. Adapun siswa peraih penghargaan kejuaraan sebagai berikut:
1. Hana Talita XI 2 Juara Caption (English- Fun)
2. Reka Wahyu Ilahi XI 5 Juara Caption (English- Fun)
3. Rasya Aditya Nugroho Lolos OSN-K masuk tahap OSN-P
4. Syifa Nadya Kusuma XI 2 Juara 2 FLS2N Monolog

Setelah penyerahan penghargaan kejuaraan, upacara ditutup dengan pembacaan doa oleh petugas upacara. Selamat kepada siswa- siswi SMA Negeri 1 Rawalo yang telah memperoleh kejuaraan. Semoga ke depannya semakin banyak prestasi yang diperoleh dan menjadi inspirasi bagi siswa- siswi SMA Negeri 1 Rawalo agar dapat membanggakan dan mengharumkan sekolah.

Upacara Hardiknas dan Pentas Seni yang memukau serta mendorong Semangat Merdeka Belajar di SMA Negeri 1 Rawalo

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, SMA Negeri 1 Rawalo menggelar upacara Hardiknas dengan mengundang Kepala PAUD, SD, SMP, SMA sekecamatan Rawalo, Kepala Desa sekecamatan Rawalo, FORKOMPINCAM (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan).

Tujuan dilaksanakannya upacara Hari Pendidikan Nasional adalah untuk menghormati perjuangan jasa-jasa dan perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam dunia pendidikan dan juga untuk meningkatkan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei yaitu sesuai dengan hari lahir Ki Hadjar Dewantara yang ditetapkan melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 pada tanggal 16 Desember 1959 oleh pemerintah Indonesia. Sosok yang dikenal berani menentang kebijakan pendidikan pemerintahan Belanda yang hanya anak kelahiran Belanda dan orang kaya saja yang boleh menimba ilmu.

Itulah yang membuat Ki Hadjar Dewantara diasingkan ke Belanda. Setelah waktu pengasingan selesai, beliau membuat Taman siswa (lembaga pendidikan) di Yogyakarta 3 Juli 1922. Setelah berhasil meningkatkan pendidikan di Indonesia, Ki Hajar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan.

Setelah upacara Hardiknas yang dilaksanakan dengan khidmat, siswa-siswi kelas X dan XI juga turut mengisi acara dengan menampilkan pentas seni yang meriah. Penampilan mereka pantas mendapatkan tepuk tangan. Mereka dengan semangat untuk menampilkan:
1. Kenthongan: X1 dan X4
2. Menyanyi: X2, X7, X8, XI1, XI2, XI7
3. Tari: X3, X5, XI4, XI8, X6
4. Story telling: XI3, XI5, XI6

Gebyar Gelar Karya P5 Bangunlah Jiwa dan Raganya

JUARA – Hari Kamis, 29 Februari 2024 SMA Negeri 1 Rawalo mengadakan gelar karya dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya, dan berjudul Aja Dungkar (Aja Perundungan, Korupsi, Narkoba). Gelar karya siswa kelas Xl SMA Negeri 1 Rawalo menampilkan :
1. Grafitty
2. Drama Musikal
3. Senam Kreasi

Diadakannya kegiatan P5 dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya bertujuan agar para siswa dapat menerapkan sehat jasmani dan rohani. Diharapkan siswa memiliki badan yang kuat, jiwa yang sehat, dan memiliki sikap religius.

Kegiatan P5 yang berlangsung selama tiga minggu dilalui dengan antuasias siswa yang tinggi. Para siswa melewati proses yang sangat menantang namun menyenangkan. Pada akhir kegiatan ditutup dengan penampilan yang sangat menarik oleh siswa siswi kelas XI. Siswa menampilkan drama musikal dan senam kreasi yang dipentaskan dengan tema yang berbeda-beda seperti perundungan, korupsi, dan narkoba. Tidak hanya itu saja, ada juga grafitty dari tangan-tangan ajaib kelas Xl yang tidak kalah menarik, yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa dengan menyampaikan pesan dan menyalurkan ide dalam bentuk tulisan maupun gambar.

Tidak hanya gelar karya saja, acara ini juga dimeriahkan oleh wirausaha kelas Xll dan OSIS dengan menjual berbagai makanan dan minuman. Kegiatan gelar karya P5 dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya berlangsung dengan meriah dan memukau.

Kemeriahan FESTFARAYA #2 dalam kegiatan P5

JUARA- Hari Selasa, 27 Februari 2024 di SMA NEGERI 1 RAWALO mengadakan pagelaran atau yang dinamakan Festival SMA Negeri 1 Rawalo  Berbudaya (FESTARAYA) dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertemakan “Kearifan Lokal” dan berjudul “Nguri-uri Budaya Banyumasan #2“. Siswa kelas X SMA NEGERI 1 RAWALO menjalani kegiatan P5 selama tiga minggu dan ditutup dengan gelar karya yang menampilkan beberapa pagelaran kesenian jawa yang ada di Banyumas seperti: Kentongan, Karawitan, Gondolio, Lengger, Cowongan, Ebeg,Lengger Lanang.

Tidak hanya gelar karya pagelaran kesenian, acara ini juga di meriahkan oleh pameran seni. Stand pameran seni dari masing-masing kelas tampak sangat menarik. Stand berisi foto tempat-tempat wisata kearifan lokal dan barang-barang tradisional yang ditata dengan cantik.

Pementasan ini dihadiri oleh tamu-tamu undangan diantaranya Komite Sekolah, Camat/ yg mewakili, wali murid, serta masyarakat umum.

Diadakannya kegiatan ini untuk melestarikan budaya yang ada di Banyumas agar bisa terus dilestarikan oleh generasi muda serta bertujuan agar menumbuhkan rasa cinta generasi muda kepada budaya Banyumasan.

Sedikit kesan dari kelas X yang mengikuti kegiatan pameran, “sangat senang karena acara ini ada 2 yaitu pagelaran dan pameran, dengan adanya kegiatan P5 ini siswa siswi bisa mendapatkan ilmu dan langsung terjun ke prakteknya dan dapat mengenal kesenian yang ada di daerah kita. Selain itu juga melatih untuk bekerjasama dalam kekompakan kelas” ujar Kyla Huwaida Jasmine di Aula baru, Selasa (27/02/24).

Salah satu yang menarik dalam pagelaran yaitu tampilan Lengger Lanang, tarian yang dibawakan oleh laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan dan ketika tarian tersebut di tampilkan semua penonton bersorak gembira karena yang biasa menampilkan tarian tersebut perempuan dan kali ini di tampilkan oleh seorang laki- laki. Tentunya penampil-penampil lainnya tidak kalah menarik, membuat suasana kemeriahan FESTSARAYA semakin terasa.

SMA Negeri 1 Rawalo menggelar event SMANRA CAMPUS FAIR

SMA Negeri 1 Rawalo menggelar event SMANRA CAMPUS FAIR. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memudahkan siswanya dalam menentukan perguruan tinggi yang tepat. Campus Fair merupakan sebuah event yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai perguruan tinggi yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru. Selain itu, event ini memberikan training motivasi, dan tips and trik masuk kampus impian bagi siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Rawalo.

Event ini dimulai pada pukul 07.00 – 14.00 WIB di lapangan utama dan lapangan basket. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kampus, diantaranya Universitas Jendral Soedirman, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Nahdhatul Ulama Al Ghazali, Universitas Al Irsyad Cilacap, Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, Universitas Terbuka, dan lain sebagainya.

Campus Fair yang di selenggarakan mempunyai beberapa keuntungan antara lain :
1. Membantu siswa kelas 12 untuk menentukan pilihan Perguruan Tingginya
2. Mendapatkan Informasi keunggulan dari perguruan tinggi dan juga program studi incaran
3. Memperoleh informasi jadwal pendaftaran dan jenis ujian masuk yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
4. Mendapatkan Informasi mengenai biaya selama perkuliahan juga fasilitas apa saja yang didapat bisa langsung ditanyakan saat event berlangsung

Dengan adanya event SMANRA Campus Fair, tentunya banyak sekali manfaat bagi siswa yang akan menjadi calon mahasiswa. Semoga dengan adanya Event Campus Fair, para siswa calon mahasiswa tidak salah pilih perguruan tinggi dan jurusun yang diinginkan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Berkunjung ke SMA Negeri 1 Rawalo

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 10 berkunjung ke SMA Negeri 1 Rawalo. Tepat pada tanggal 12 Februari 2024, Bapak Sulikin sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X melakukan pemantauan ke SMA Negeri 1 Rawalo.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X mempunyai tugas membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pengendalian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Luar Biasa (SMA dan SLB) di wilayah kerja Kab. Banyumas dan Kab. Cilacap.

Didampingi oleh Kepala Sekolah Ibu Nurul Hidayah S.SI, M.pd., beserta Bapak Kirtam S.Pd., Bapak Agus Sulistiono S.Pd., dan juga Bapak Kriswinarto S.E., Kepala Cabang Dinas melakukan secara langsung pemantauan dengan berkunjung untuk melihat fasilitas sekolah.

Kemeriahan SMA N 1 Rawalo dalam menyambut Isra’ Mi’roj

JUARA – Isra Mi’raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh dalam satu malam menggunakan buraq. Isra Mi’raj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah atau pada tahun 2024.
Isra Mi’raj jatuh pada hari Kamis, 8 Februari 2024.

Dalam rangka memperingati Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Rohis SMA Negeri 1 Rawalo mengadakan berbagai perlombaan untuk para siswanya yang berjudul FEHBIRA (Festival Hari Besar Islam SMANRA).

Sebelum perlombaan dimulai, diadakan apel pembukaan kegiatan FEHBIRA sekaligus P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) kelas X dan XI, apel berlangsung pukul 07.00-08.00 bertempat di lapangan basket.

Setelah apel berakhir, peserta lomba diarahkan untuk bersiap dan datang 10 menit sebelum lomba dimulai dan melakukan registrasi peserta.

Perlombaan yang diadakan dalam Isra mi’raj tahun ini antara lain :

1. Kaligrafi
Lomba kaligrafi berlangsung di aula timur Pukul 08.45 -11.15 Lafal yang digambar telah ditentukan oleh panitia dan peserta membawa alat perlengkapan sendiri kecuali kertas gambar, aspek yang dinilai dalam lomba kaligrafi antara lain keindahan, kreativitas dan kerapian.

2. Dai
Lomba dai berlangsung pada 08.40 – 15.20 di Masjid Hidayatus Shibyan, peserta menyampaikan materi bertema “ISRA MI’RAJ” dengan waktu minimal 10 menit menggunakan pakaian muslim/muslimah yang sesuai dan sopan.

3. Fashion Show
Lomba fashion show dilaksanakan di lapangan basket pada pukul 09.35-15.00 peserta diperbolehkan menggunakan riasan, properti dan backsound tambahan untuk memeriahkan penampilan. Setiap peserta diberi waktu 5 menit untuk catwalk dan unjuk bakat.

Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT, serta untuk menggali bakat dan kreatifitas mereka.

sumber : https://www.instagram.com/p/C3B_OrdLa-C/?utm_source=ig_web_copy_link

Cintai Dirimu karena Kesehatan Mental itu Penting

JUARA – SMA Negeri 1 Rawalo pada hari Rabu, 7 Februari 2024 mengundang seorang motivator yang berasal dari Kebumen  bernama Bapak Hendri Unduh N.M.Pd.C.NNLP.C.STML. Beliau memberi materi tentang kesehatan jiwa dalam rangka kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).

Tema P5 kelas XI kali ini yaitu “Bangunlah Jiwa Raga” dan tema tersebut berkaitan dengan apa yang sudah di sampaikan oleh beliau yaitu tentang kesehatan mental. Mengapa membahas kesehatan mental? Menurut data kebanyakan anak zaman sekarang atau anak milenial pada zaman sekarang itu banyak yang sering terkena gangguan kesehatan mental.

Mengapa anak zaman sekarang banyak yang terngganggu kesehatan mentalnya?
Karena ketika mereka di rumah selalu disediakan apa yang mereka butuhkan, seperti makan tinggal ambil dan jika ingin membeli sesuatu sudah disiapkan dan nanti ketika anak itu masuk ke dunia perkuliahannya tidak di rumah atau menjadi anak kost yang dimana kehidupannya tidak seperti di rumah, makan membuat sendiri, mengerjakan segala hal sendiri, dari situ ketika anak yang hidupnya selalu tersedia apa yang ia mau maka akan terkena gangguan kesehatan mental karena tidak terbiasa.

Jadi ayo mulai sekarang belajar mengusahakan sesuatu hal sendiri untuk diri sendiri dan jangan selalu ketergantungan kepada orang lain.

Kegiatan ini juga membuat siswa kelas XI terhanyut dalam suasana sedih bahkan hingga banyak yang menangis. Kami merasakan rasanya memberi afirmasi dan visualisasi yang positif kepada teman yang ada di sekitar dan orang yang kita cintai.

Sedikit quote dari kegiatan di atas
“Merasa sedih, marah, kesal, frustasi, takut, cemas dalam hidup itu hal wajar, memiliki perasaan itu bukan hal negatif. Tuhan hanya ingin menjadikanmu manusia yang seutuhnya kuat, tangguh, mandiri dan adaptif”.

Pemaparan Materi P5 dengan sang seniman yang sudah menekuni kesenian hingga ke Luar Negeri

Juara – Dalam rangka P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema “Kearifan Lokal” dan berjudul “Nguri-uri Budaya Banyumasan 2” siswa kelas X SMAN 1 Rawalo mengikuti pemaparan materi mengenai budaya Banyumasan yang dibawakan oleh Bapak Hadi Sukendar atau akrab disebut Pak Kendar.

Sedikit cerita, Pak Kendar merupakan seniman dari Desa Papringan, kecamatan Banyumas yang telah merekam jejak hingga ke luar negeri seperti Inggris, Jerman, Belgia, Jepang dan Italia, dan masih banyak lagi. Pengalaman beliau walaupun hanya lulusan SR (Sekolah Rakyat). Namun tekad dan motivasi yang kuat dapat mengantarkan Pak Kendar sampai titik ini. Beliau mulai menekuni budaya Banyumasan dari tahun 1964.

Pak Kendar juga berbagi ilmu mengenai beberapa sejarah kebudayaan di Banyumas antara lain :

1. Lengger
Lengger berasal dari kata “Leng” yang artinya wanita dan “jengger” yang artinya laki laki, artinya dikira wanita ternyata laki laki. Lengger tumbuh dan lestari pada masyarakat pedesaan yang merintis kesenian lenger pada musim tanam sampai musim panen, disitulah mulai tumbuh kesenian yang berkembang sampai sekarang.

2. Ebeg
Dinamakan ebeg, karena dari salah properti untuk mencetak gula merah yang bernama eblek. Karena waktu itu belum banyak kesenian, mereka membuat properti bernentuk kuda dari eblek dan dikaitkan dengan tarian yang akhirnya menjadi kesenian ebeg.

3. Wayang Kulit
Wayang kulit, penggambaran kehidupan manusia yang berasal dari kisah Ramayana dan Mahabarata dan memiliki macam macam sifat seperti Ramawijaya yang lembut dan dasamuka yang kasar.

Saat ini, perkembangan agama juga ikut andil mengembangkan budaya melalui aturan aturan di dalamnya untuk hidup rukun.

Untuk menutup pertemuan ini, Pak Kendar menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk terus mempelajari kesenian dan melestarikannya agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman yang semakin meningkat.