Kemeriahan FESTFARAYA #2 dalam kegiatan P5

JUARA- Hari Selasa, 27 Februari 2024 di SMA NEGERI 1 RAWALO mengadakan pagelaran atau yang dinamakan Festival SMA Negeri 1 Rawalo  Berbudaya (FESTARAYA) dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertemakan “Kearifan Lokal” dan berjudul “Nguri-uri Budaya Banyumasan #2“. Siswa kelas X SMA NEGERI 1 RAWALO menjalani kegiatan P5 selama tiga minggu dan ditutup dengan gelar karya yang menampilkan beberapa pagelaran kesenian jawa yang ada di Banyumas seperti: Kentongan, Karawitan, Gondolio, Lengger, Cowongan, Ebeg,Lengger Lanang.

Tidak hanya gelar karya pagelaran kesenian, acara ini juga di meriahkan oleh pameran seni. Stand pameran seni dari masing-masing kelas tampak sangat menarik. Stand berisi foto tempat-tempat wisata kearifan lokal dan barang-barang tradisional yang ditata dengan cantik.

Pementasan ini dihadiri oleh tamu-tamu undangan diantaranya Komite Sekolah, Camat/ yg mewakili, wali murid, serta masyarakat umum.

Diadakannya kegiatan ini untuk melestarikan budaya yang ada di Banyumas agar bisa terus dilestarikan oleh generasi muda serta bertujuan agar menumbuhkan rasa cinta generasi muda kepada budaya Banyumasan.

Sedikit kesan dari kelas X yang mengikuti kegiatan pameran, “sangat senang karena acara ini ada 2 yaitu pagelaran dan pameran, dengan adanya kegiatan P5 ini siswa siswi bisa mendapatkan ilmu dan langsung terjun ke prakteknya dan dapat mengenal kesenian yang ada di daerah kita. Selain itu juga melatih untuk bekerjasama dalam kekompakan kelas” ujar Kyla Huwaida Jasmine di Aula baru, Selasa (27/02/24).

Salah satu yang menarik dalam pagelaran yaitu tampilan Lengger Lanang, tarian yang dibawakan oleh laki-laki yang berpenampilan seperti perempuan dan ketika tarian tersebut di tampilkan semua penonton bersorak gembira karena yang biasa menampilkan tarian tersebut perempuan dan kali ini di tampilkan oleh seorang laki- laki. Tentunya penampil-penampil lainnya tidak kalah menarik, membuat suasana kemeriahan FESTSARAYA semakin terasa.

SMA Negeri 1 Rawalo menggelar event SMANRA CAMPUS FAIR

SMA Negeri 1 Rawalo menggelar event SMANRA CAMPUS FAIR. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu memudahkan siswanya dalam menentukan perguruan tinggi yang tepat. Campus Fair merupakan sebuah event yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai perguruan tinggi yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa baru. Selain itu, event ini memberikan training motivasi, dan tips and trik masuk kampus impian bagi siswa kelas 12 SMA Negeri 1 Rawalo.

Event ini dimulai pada pukul 07.00 – 14.00 WIB di lapangan utama dan lapangan basket. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa kampus, diantaranya Universitas Jendral Soedirman, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Nahdhatul Ulama Al Ghazali, Universitas Al Irsyad Cilacap, Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, Universitas Terbuka, dan lain sebagainya.

Campus Fair yang di selenggarakan mempunyai beberapa keuntungan antara lain :
1. Membantu siswa kelas 12 untuk menentukan pilihan Perguruan Tingginya
2. Mendapatkan Informasi keunggulan dari perguruan tinggi dan juga program studi incaran
3. Memperoleh informasi jadwal pendaftaran dan jenis ujian masuk yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi
4. Mendapatkan Informasi mengenai biaya selama perkuliahan juga fasilitas apa saja yang didapat bisa langsung ditanyakan saat event berlangsung

Dengan adanya event SMANRA Campus Fair, tentunya banyak sekali manfaat bagi siswa yang akan menjadi calon mahasiswa. Semoga dengan adanya Event Campus Fair, para siswa calon mahasiswa tidak salah pilih perguruan tinggi dan jurusun yang diinginkan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Berkunjung ke SMA Negeri 1 Rawalo

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 10 berkunjung ke SMA Negeri 1 Rawalo. Tepat pada tanggal 12 Februari 2024, Bapak Sulikin sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X melakukan pemantauan ke SMA Negeri 1 Rawalo.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X mempunyai tugas membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dalam melaksanakan sebagian tugas dinas di bidang pengendalian Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Luar Biasa (SMA dan SLB) di wilayah kerja Kab. Banyumas dan Kab. Cilacap.

Didampingi oleh Kepala Sekolah Ibu Nurul Hidayah S.SI, M.pd., beserta Bapak Kirtam S.Pd., Bapak Agus Sulistiono S.Pd., dan juga Bapak Kriswinarto S.E., Kepala Cabang Dinas melakukan secara langsung pemantauan dengan berkunjung untuk melihat fasilitas sekolah.

Kemeriahan SMA N 1 Rawalo dalam menyambut Isra’ Mi’roj

JUARA – Isra Mi’raj adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh dalam satu malam menggunakan buraq. Isra Mi’raj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah atau pada tahun 2024.
Isra Mi’raj jatuh pada hari Kamis, 8 Februari 2024.

Dalam rangka memperingati Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Rohis SMA Negeri 1 Rawalo mengadakan berbagai perlombaan untuk para siswanya yang berjudul FEHBIRA (Festival Hari Besar Islam SMANRA).

Sebelum perlombaan dimulai, diadakan apel pembukaan kegiatan FEHBIRA sekaligus P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) kelas X dan XI, apel berlangsung pukul 07.00-08.00 bertempat di lapangan basket.

Setelah apel berakhir, peserta lomba diarahkan untuk bersiap dan datang 10 menit sebelum lomba dimulai dan melakukan registrasi peserta.

Perlombaan yang diadakan dalam Isra mi’raj tahun ini antara lain :

1. Kaligrafi
Lomba kaligrafi berlangsung di aula timur Pukul 08.45 -11.15 Lafal yang digambar telah ditentukan oleh panitia dan peserta membawa alat perlengkapan sendiri kecuali kertas gambar, aspek yang dinilai dalam lomba kaligrafi antara lain keindahan, kreativitas dan kerapian.

2. Dai
Lomba dai berlangsung pada 08.40 – 15.20 di Masjid Hidayatus Shibyan, peserta menyampaikan materi bertema “ISRA MI’RAJ” dengan waktu minimal 10 menit menggunakan pakaian muslim/muslimah yang sesuai dan sopan.

3. Fashion Show
Lomba fashion show dilaksanakan di lapangan basket pada pukul 09.35-15.00 peserta diperbolehkan menggunakan riasan, properti dan backsound tambahan untuk memeriahkan penampilan. Setiap peserta diberi waktu 5 menit untuk catwalk dan unjuk bakat.

Perlombaan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT, serta untuk menggali bakat dan kreatifitas mereka.

sumber : https://www.instagram.com/p/C3B_OrdLa-C/?utm_source=ig_web_copy_link

Cintai Dirimu karena Kesehatan Mental itu Penting

JUARA – SMA Negeri 1 Rawalo pada hari Rabu, 7 Februari 2024 mengundang seorang motivator yang berasal dari Kebumen  bernama Bapak Hendri Unduh N.M.Pd.C.NNLP.C.STML. Beliau memberi materi tentang kesehatan jiwa dalam rangka kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).

Tema P5 kelas XI kali ini yaitu “Bangunlah Jiwa Raga” dan tema tersebut berkaitan dengan apa yang sudah di sampaikan oleh beliau yaitu tentang kesehatan mental. Mengapa membahas kesehatan mental? Menurut data kebanyakan anak zaman sekarang atau anak milenial pada zaman sekarang itu banyak yang sering terkena gangguan kesehatan mental.

Mengapa anak zaman sekarang banyak yang terngganggu kesehatan mentalnya?
Karena ketika mereka di rumah selalu disediakan apa yang mereka butuhkan, seperti makan tinggal ambil dan jika ingin membeli sesuatu sudah disiapkan dan nanti ketika anak itu masuk ke dunia perkuliahannya tidak di rumah atau menjadi anak kost yang dimana kehidupannya tidak seperti di rumah, makan membuat sendiri, mengerjakan segala hal sendiri, dari situ ketika anak yang hidupnya selalu tersedia apa yang ia mau maka akan terkena gangguan kesehatan mental karena tidak terbiasa.

Jadi ayo mulai sekarang belajar mengusahakan sesuatu hal sendiri untuk diri sendiri dan jangan selalu ketergantungan kepada orang lain.

Kegiatan ini juga membuat siswa kelas XI terhanyut dalam suasana sedih bahkan hingga banyak yang menangis. Kami merasakan rasanya memberi afirmasi dan visualisasi yang positif kepada teman yang ada di sekitar dan orang yang kita cintai.

Sedikit quote dari kegiatan di atas
“Merasa sedih, marah, kesal, frustasi, takut, cemas dalam hidup itu hal wajar, memiliki perasaan itu bukan hal negatif. Tuhan hanya ingin menjadikanmu manusia yang seutuhnya kuat, tangguh, mandiri dan adaptif”.

Sayangilah Diri Sendiri dengan Hidup yang Sehat

JUARA – Pagi tadi SMA Negeri 1 Rawalo melaksanakan senam dan makan makanan empat sehat lima sempurna bersama dalam rangka P5 (projek penguatan profil pelajar pancasila) yang bertemakan “Bangunlah Jiwa dan Raganya”

Kegiatan ini sangat menarik karena siswa kelas XI dipandu oleh instruktur senam, bagaimana ketika melaksanakan senam kreasi nanti dan menambah pengetahuan tentang bagaimana cara senam kreasi yang baik.

Senam selesai dilanjutkan dengan kegiatan sarapam bersama. Makanan yang dimakan berasal dari rumah masing-masing dan dimakan bersama di lapangan basket SMA Negeri 1 Rawalo. Setelah makan dilanjutkan dengan minum susu bersama sebagai penutup makan empat sehat lima sempurna.

Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat membuat tubuh kita sehat dengan memakan makanan empat sehat lima sempurna.

Pemaparan Materi P5 dengan sang seniman yang sudah menekuni kesenian hingga ke Luar Negeri

Juara – Dalam rangka P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema “Kearifan Lokal” dan berjudul “Nguri-uri Budaya Banyumasan 2” siswa kelas X SMAN 1 Rawalo mengikuti pemaparan materi mengenai budaya Banyumasan yang dibawakan oleh Bapak Hadi Sukendar atau akrab disebut Pak Kendar.

Sedikit cerita, Pak Kendar merupakan seniman dari Desa Papringan, kecamatan Banyumas yang telah merekam jejak hingga ke luar negeri seperti Inggris, Jerman, Belgia, Jepang dan Italia, dan masih banyak lagi. Pengalaman beliau walaupun hanya lulusan SR (Sekolah Rakyat). Namun tekad dan motivasi yang kuat dapat mengantarkan Pak Kendar sampai titik ini. Beliau mulai menekuni budaya Banyumasan dari tahun 1964.

Pak Kendar juga berbagi ilmu mengenai beberapa sejarah kebudayaan di Banyumas antara lain :

1. Lengger
Lengger berasal dari kata “Leng” yang artinya wanita dan “jengger” yang artinya laki laki, artinya dikira wanita ternyata laki laki. Lengger tumbuh dan lestari pada masyarakat pedesaan yang merintis kesenian lenger pada musim tanam sampai musim panen, disitulah mulai tumbuh kesenian yang berkembang sampai sekarang.

2. Ebeg
Dinamakan ebeg, karena dari salah properti untuk mencetak gula merah yang bernama eblek. Karena waktu itu belum banyak kesenian, mereka membuat properti bernentuk kuda dari eblek dan dikaitkan dengan tarian yang akhirnya menjadi kesenian ebeg.

3. Wayang Kulit
Wayang kulit, penggambaran kehidupan manusia yang berasal dari kisah Ramayana dan Mahabarata dan memiliki macam macam sifat seperti Ramawijaya yang lembut dan dasamuka yang kasar.

Saat ini, perkembangan agama juga ikut andil mengembangkan budaya melalui aturan aturan di dalamnya untuk hidup rukun.

Untuk menutup pertemuan ini, Pak Kendar menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk terus mempelajari kesenian dan melestarikannya agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman yang semakin meningkat.

Ternyata begini loh cara menentukan uang asli dan uang palsu! Jangan tertipu lagi yah …

Juara – Bank Indonesia (BI) mengadakan pemaparan materi tentang uang rupiah dan QRIS kepada siswa kelas X SMA Negeri 1 Rawalo dalam rangka P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema “Kearifan Lokal” yang bertempat di aula timur.

Materi ini dibawakan oleh narasumber yaitu kak Reza dan kak Arkan dkk. Kegiatan diawali dengan mini games mengenai uang rupiah dilanjutkan dengan materi bagaimana cara mengenali uang palsu dan uang rusak yang dapat ditukar di Bank Indonesia sosialisasi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)

Bagaimana cara mengenali uang palsu?
Untuk memastikan keaslian uang kertas dapat dilaksanakan langkah langkah seperti berikut:
1) Nomor seri terdiri dari 3 huruf dan 6 angka
2) Warna uang rupiah asli cerah dan jelas
3) Berhologram
4) Nomor nominal bertekstur (kasar)
5) Ada tanda air (watermark) dan electrotype.

Bagaimana ketentuan untuk menukarkan uang yang rusak?
Untuk dapat menukarkan uang yang telah rusak ke bank terdekat, uang harus dalam kondisi ⅔ utuh dan nomor resinya masih dapat dibaca.

Selanjutnya materi mengenai QRIS, dimana siswa siswi diperlihatkan bahwa menggunakan QRIS akan lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan menggunakan uang tunai melalui video edukatif oleh Bank Indonesia (BI).

Selain itu QRIS juga memiliki beberapa Jenis Pembayaran seperti :
1. Merchant Presented Mode (MBM)
pengguna hanya perlu scan kode QR yang telah disediakan oleh penjual
2. Consumer Presented Mode (CPM)
Pengguna cukup menunjukkan QRIS yang ditampilkan dari aplikasi pembayaran untuk discan oleh penjual
3. Tanpa Tatap Muka (TTM)
penjual dapat bertransaksi dengan QRIS tanpa harus bertemu atau tatap muka
4. QIS Cross Boarder
Hingga kini QRIS sudah dapat digunakan di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Dengan adanya QRIS, pembayaran menjadi lebih mudah dan aman karena diawasi oleh Bank Indonesia (BI).

Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa dalam bidang ekonomi dan keuangan, serta menumbuhkan rasa cinta dan bangga mereka terhadap uang rupiah.

Berkreasi dengan bahan alami sekaligus melestarikan budaya bangsa dengan membuat Ecoprint

Juara – SMA Negeri 1 Rawalo mengadakan pemaparan materi pembuatan ecoprint di ikuti oleh siswa kelas X. Kegiatan ini merupakan bagian dari P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila)kelas X dengan tema “Kearifan Lokal”.

Ecoprint adalah teknik membatik menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun, bunga, dan buah-buahan yang menghasilkan motif unik pada kain. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan ecoprint kepada para siswa dan mengajak mereka untuk berkreasi dengan teknik ini pada projek kali ini.

Kali ini, narasumber Ibu Leni dan Ibu Yeni menyampaikan mengenai teknik pembuatan ecoprint dengan cara dipukul menggunakan palu kayu.

Alat :
1. Ember kecil
2. Sendok takar
3. Pengaduk
4. Plastik cor
5. Palu kayu

Bahan :
1. Air
2. Tawas
3. Biang deterjen
4. Soda ash
5. Kapur CaCO3
6. Kain saforis 115×115

Langkah Kerja :

1. Cuci kain sampai bersih agar sisa bahan kimia yang tertempel di kain hilang.

2. Larutkan 1½ liter air dan 1 sendok makan biang deterjen lalu masukkan kain dan remas kain sekitar 5 menit, bilas lalu dijemur hingga kering.

3. Mordanting, lartukan 1½ liter air, 2 sendok makan tawas dan 1 sendok makan soda ash, masukkan kain dan remas sekitar 5 menit lalu direndam 30 menit. Setelah 30 menit, angkat kain dan peras lalu dijemur sampai kering.

4. Pemberian kapur, larutkan 1½ liter air dan 1 sendok makan kapur Calcium Carbonat (CaCO3), diremas selama 5 menit dan bilas, lalu jemuran hingga kering. Setelah kering kain bisa digunakan untuk ecoprint.

5. Daun ditata dan ditutup dengan plastik kemudahan dipukul hingga daun tercetak pada kain. Jika sudah, lepas plastik dan ambil daun dengan hati hati.

6. Kain didiamkan 5-7 hari dan cuci kain menggunakan tawas atau shampoo bayi.

Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan ecoprint kepada siswa dan diharapkan ke depannya, siswa dapat mengembangkan minat dan bakat dalam bidang seni dan budaya dengan berkreasi dengan teknik ecoprint dan menghasilkan karya-karya yang indah dan bernilai seni.