Hari Pahlawan ke-73 tahun 2018 diperingati di SMA Negeri 1 Rawalo dengan melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera. Upacara dimulai pukul 07.15 diikuti seluruh guru, karyawan, dan para peserta didik. Pengurus OSIS berbagi peran menjadi petugas upacara, mulai pengatur, pemimpin peleton, pembawa acara, pemimpin upacara, pembawa teks pancasila, pembaca teks pembukaan UUD 1945, pembaca pesan pahlawan, tim paduan suara dan dirigen, serta pembaca doa.
Bertindak sebagai Pembina upacara yaitu Bpk. Agus Sulistiyono, S.Pd., staf kesiswaan. Dalam amanatnya, beliau mengajak kepada seluruh peserta khususnya peserta didik untuk bersyukur. “Kita tidak perlu susah payah mengangkat senjata, kita tidak dihantui rasa takut lagi akan serangan penjajah. Hari ini kita bisa leluasa melakukan aktivitas, kita bisa merasakan kenyamanan dalam belajar, semua atas perjuangan para pendahulu yang rela berkorban disertai doa tiada henti. Pejuang kita meyakini bahwa Alloh akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum itu mau terus berusaha mengubah nasibnya sendiri.”
Selain itu, beliau juga menyampaikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Bahwa kemerdekaan bangsa kita merupakan buah perjuangan para pendahulu kita. Meski Indonesia sudah merdeka ternyata bangsa lain masih ingin menguasai Indonesia. Maka terjadilah pertempuran di beberapa wilayah sebagai upaya mempertahankan. Antara lain Bandung Lautan Api, Pertempuran 5 hari di Semarang, dan yang paling besar adalah Perjuangan Arek-Arek Surabaya.
Beliau pun menegaskan bahwa perjuangan tak kenal lelah, pantang menyerah, tanpa pamrih, rela berkorban harta benda jiwa raga, disertai kekuatan doa untuk satu Indonesia tetap merdeka, terbebas dari cengkeraman penjajah. Cita-cita menuju keadilan sosial, kemakmuran yang dibalut dengan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Esa.
Di sela-sela menyampaikan amanat, pak Agus menegur salah satu peserta yang terlihat kurang tertib. Itu dilakukan sebagai upaya mengingatkan terkait menanamkan karakter disiplin dan menghargai orang lain. Bahwa upacara juga merupakan pembelajaran menumbuhkan rasa cinta tanah air, tanggung jawab, dan karakter positif lainnya.
Sebelumnya juga dibacakan pesan-pesan pahlawan oleh petugas. Antara lain pesan dari pahlawan nasional Nyi Ageng Serang, panglima Besar Jenderal Soedirman, Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Pattimura, Bung Tomo, dan Ki Hajar Dewantara. Pesan-pesan tersebut hendaknya menjadi motivasi dan dapat dilaksanakan oleh seluruh peserta, khususnya generasi muda. Mengingat generasi muda sekaranglah yang akan menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia kelak. Apalagi memasuki usia 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045.
Upacara Pengibaran Bendera yang digelar di lapangan utama tersebut berlangsung lancar dalam suasana pagi yang cerah menyejukkan. Upacara diakhiri dengan pembacaan doa. Dilanjutkan dengan presensi kehadiran peserta. Dengan pelaksanaan upacara memperingati hari Pahlawan, kita tanamkan nilai-nilai kepahlawanan dalam diri. Nyalakan terus semangat Pahlawan di dada kita. (10/11/18/ER)
