
Rawalo, 15 Desember 2025 — SMA Negeri 1 Rawalo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi peserta didik merencanakan masa depan melalui penyelenggaraan SMANRA Campus Fair ke-6 Tahun 2025. Mengusung tema “Investing in Knowledge, Powering the Future”, kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025 dengan lokasi terpisah, yakni Aula Srikandi untuk siswa kelas XII dan Lapangan Basket untuk siswa kelas X dan XI karena keterbatasan ruang.
Kegiatan ini diikuti oleh 14 institusi pendidikan, terdiri atas Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Sebanyak 287 siswa kelas XII mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bekal penting menentukan langkah pendidikan dan karier setelah lulus sekolah.
Pembukaan dan Sambutan Kepala Sekolah
Acara diawali dengan sambutan Kepala SMA Negeri 1 Rawalo, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi dan LPK yang telah berkenan hadir, Bapak/Ibu guru, staf Tata Usaha, serta seluruh siswa SMA Negeri 1 Rawalo yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.
Beliau juga mengawali sambutan dengan ungkapan syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat-Nya, serta sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurut beliau, SMANRA Campus Fair ke-6 merupakan bukti nyata kepedulian sekolah terhadap masa depan seluruh murid. Melalui forum ini, siswa diharapkan memperoleh gambaran yang konkret dan jelas mengenai profil perguruan tinggi dan LPK, termasuk keunggulan serta peluang yang ditawarkan.
“Pada tahun 2025, tercatat 33,45% siswa SMA Negeri 1 Rawalo telah diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Tahun 2026, mudah-mudahan seluruh siswa lulus dan diterima di perguruan tinggi yang diharapkan,” ujar beliau penuh optimisme.
Beliau juga mendorong siswa untuk aktif bertanya dan memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya agar semakin termotivasi menentukan pilihan pendidikan yang sesuai minat dan bakat. Acara kemudian secara resmi dibuka dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim.”

Perguruan Tinggi dan LPK Peserta
SMANRA Campus Fair ke-6 Tahun 2025 menghadirkan berbagai institusi dengan latar belakang dan keunggulan berbeda, yaitu:
- Telkom University (TEL-U) Purwokerto
Perguruan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang unggul dalam bidang digital, bisnis, dan teknologi, dengan kurikulum berorientasi industri. - Universitas Al-Irsyad Cilacap (UNAIC)
Perguruan tinggi yang mengintegrasikan keilmuan modern dengan nilai-nilai keislaman, menawarkan berbagai program studi unggulan. - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
Salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Tengah dengan beragam fakultas, dikenal unggul dalam akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat. - Universitas Terbuka (UT) Purwokerto
Menawarkan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel, cocok bagi mahasiswa yang ingin kuliah sambil bekerja. - Bina Sarana Informatika (BSI) Purwokerto
Fokus pada bidang teknologi informasi, bisnis digital, dan komunikasi dengan pendekatan praktis. - Akademi Farmasi Husada Purwokerto
Lembaga pendidikan vokasi di bidang kefarmasian yang menyiapkan lulusan siap kerja di dunia kesehatan. - Universitas Amikom
Dikenal dengan keunggulan di bidang teknologi kreatif, multimedia, dan industri digital. - Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen
Menawarkan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan. - Universitas Harapan Bangsa
Perguruan tinggi yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. - Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap
Mengedepankan nilai keislaman, kebangsaan, dan keilmuan dalam setiap program studinya. - LPK Juara Bangsa
Lembaga pelatihan kerja yang membekali peserta dengan keterampilan siap kerja. - LPK Ishizuka
LPK yang berfokus pada pelatihan kerja dan penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. - LPK Boseyo
Menyediakan pelatihan keterampilan praktis sesuai kebutuhan industri.
Satu LPK lainnya berhalangan hadir, namun tidak mengurangi semarak dan manfaat kegiatan.

Antusiasme dan Kesan Peserta Didik
Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka mengunjungi stan, bertanya, serta berdiskusi langsung dengan perwakilan perguruan tinggi dan LPK.

Zelia, siswa kelas XII-4, menyampaikan kesannya bahwa SMANRA Campus Fair 2025 merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan menarik. Kehadiran berbagai universitas ternama serta LPK memberikan wawasan luas mengenai pilihan pendidikan dan karier. Informasi yang disampaikan jelas, interaktif, dan membantu siswa memahami jurusan, jalur masuk perguruan tinggi, hingga peluang kerja. Suasana kegiatan yang tertata rapi dan penuh antusias turut memotivasi siswa merencanakan masa depan.
Pesan dari Zelia, kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun, bahkan ditambah sesi motivasi atau sharing dari alumni agar siswa semakin yakin dalam menentukan pilihan.
Sementara itu, siswa kelas XI juga menyampaikan kesan positif. Mereka menilai para kakak mahasiswa ramah dan penjelasannya detail sehingga mudah dipahami. Pesannya, kegiatan ini sudah sangat baik dan diharapkan dapat terus ditingkatkan ke depannya.

Penutup
Melalui SMANRA Campus Fair ke-6 Tahun 2025, SMA Negeri 1 Rawalo kembali menegaskan perannya sebagai sekolah yang peduli dan visioner dalam menyiapkan masa depan peserta didik. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk berinvestasi dalam pengetahuan, membuka wawasan, serta menyalakan semangat siswa dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Dengan tema “Investing in Knowledge, Powering the Future”, SMANRA Campus Fair tidak hanya menjadi ajang pameran pendidikan, tetapi juga langkah nyata membangun generasi yang siap melangkah dan berdaya saing. Top of Form

SMA Negeri 1 Rawalo kembali menggelar kegiatan In House Training (IHT) sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi guru. Pada Jumat, 12 Desember 2025, Aula Srikandi menjadi tempat berlangsungnya IHT dengan tema “Sekolah Ramah Anak”, menghadirkan narasumber Josse Nur Madjid, S.Psi., seorang psikolog sekaligus pegiat pendidikan anak dan remaja.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala SMA Negeri 1 Rawalo, Bapak Bambang Yuniarto, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah hadir serta apresiasi kepada para guru yang tetap menyempatkan waktu untuk mengembangkan diri di tengah kesibukan.

Beliau menegaskan bahwa konsep sekolah ramah anak merupakan bagian dari komitmen SMA Negeri 1 Rawalo dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, sehat, serta bebas dari kekerasan. Berbagai metode pembelajaran yang bervariasi pun terus dikembangkan agar peserta didik lebih tertarik dan termotivasi dalam belajar.
Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim…”, Kepala Sekolah secara resmi membuka kegiatan IHT “Sekolah Ramah Anak”.
Pada sesi inti, Josse Nur Madjid, S.Psi. menyampaikan beberapa poin penting terkait perkembangan anak, dinamika generasi, dan penerapan konsep sekolah ramah anak dalam praktik sehari-hari di sekolah.
1. “Di Mana Sekolahnya Orang Tua?”
Narasumber membuka materi dengan pertanyaan reflektif:
“Di mana sekolahnya orang tua?”
Pertanyaan ini mengajak peserta merenungkan bahwa anak tidak hanya belajar di sekolah, melainkan juga di rumah dan lingkungan sosial. Karena itu, pendidikan karakter harus menjadi sinergi antara guru dan orang tua. Ketika komunikasi dan dukungan keluarga berjalan baik, perkembangan anak pun menjadi lebih optimal.
2. Mengenal Gen-Z
Guru perlu memahami karakteristik Generasi Z, yaitu generasi yang tumbuh di era digital, serba cepat, dan penuh keterbukaan informasi. Gen-Z dikenal:
Berpikir kritis dan logis
Memiliki rasa ingin tahu tinggi
Lebih nyaman dengan visual dan teknologi
Membutuhkan ruang untuk berekspresi
Senang diberi kesempatan berpartisipasi
Pemahaman terhadap karakter generasi ini penting agar guru dapat memilih metode pembelajaran yang tepat, komunikatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
3. Bagaimana Kepribadian Anak Terbentuk
Menurut narasumber, kepribadian anak dibentuk oleh kombinasi faktor genetis, lingkungan rumah, pola pengasuhan, sekolah, dan pergaulan. Guru memiliki peran besar karena sekolah menjadi tempat anak mengembangkan diri, belajar nilai, serta membentuk identitas sosial.
4. Pola Asuh Orang Tua
Narasumber memaparkan tiga pola asuh yang sering ditemukan dalam keluarga:
Otoriter
Orang tua menuntut anak patuh tanpa banyak dialog.
Anak sering tumbuh dengan rasa takut dan kurang percaya diri.
Permisif
Orang tua sangat longgar dan cenderung membiarkan anak mengambil keputusan sendiri.
Anak berpotensi sulit mengontrol diri dan kurang disiplin.
Demokratis
Orang tua memberikan kebebasan namun tetap disertai aturan dan komunikasi yang hangat.
Anak biasanya tumbuh mandiri, percaya diri, dan mampu mengatur emosinya.
Guru perlu memahami pola-pola ini karena sering kali perilaku siswa di sekolah merupakan cerminan dari pola pengasuhan di rumah.
5. Keterkaitan IQ, EQ, dan SQ pada Anak
Narasumber juga menjelaskan bahwa perkembangan anak tidak hanya ditentukan oleh IQ (Intellectual Quotient) saja, tetapi juga oleh EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Sosial Quotient):
IQ berperan dalam kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan prestasi akademik.
EQ menentukan kemampuan mengelola emosi, berempati, dan bersosialisasi.
SQ membantu anak memiliki nilai, makna hidup, serta kesadaran moral.
Ketiga aspek ini harus dikembangkan secara seimbang agar anak tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, berkarakter, dan berempati.
Melalui kegiatan IHT ini, para guru SMA Negeri 1 Rawalo mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana mewujudkan sekolah ramah anak yang benar-benar berpihak pada perkembangan peserta didik. Sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua menjadi kunci utama dalam membentuk lingkungan yang aman, nyaman, sekaligus mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.
IHT ini sekaligus memperkuat komitmen SMA Negeri 1 Rawalo untuk terus menghadirkan pendidikan yang humanis, inklusif, dan mendidik dengan hati.

Rawalo, Kamis 11 Desember 2025 SMA Negeri 1 Rawalo tepatnya di Aula Srikandi kembali menyelenggarakan In House Training (IHT) dengan tema “Peningkatan Integritas Pegawai”, menghadirkan narasumber Drs. H. Joko Wiyono MR, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kasubag TU, Bapak Dwi Hantoro, S.Pt., yang mewakili Kepala SMA Negeri 1 Rawalo.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan:
- permohonan maaf karena Kepala Sekolah tidak dapat hadir secara langsung;
- ucapan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan hadir;
- apresiasi terhadap Bapak Joko sebagai figur yang berintegritas tinggi dan disiplin.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Dwi Hantoro juga memperkenalkan akronim “JUMAT BERSEPEDA” sebagai pengingat penting bagi seluruh pegawai dalam menumbuhkan karakter positif. Akronim tersebut mencakup nilai-nilai:
Jujur, Mandiri, Tanggung jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Adil, dan Kerja keras.
Pemahaman Integritas

Dalam sesi inti, Bapak Joko menegaskan bahwa integritas adalah keselarasan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan, yang berlandaskan:
- kejujuran
- konsistensi
- nilai moral
Sehingga membentuk kepercayaan dan kewibawaan.
Beliau juga menyebut enam ciri integritas:
- Tanggung jawab
- Jujur
- Adil
- Berkomitmen
- Disiplin
- Menjadi teladan

Bapak Joko memberikan pesan yang sangat menginspirasi:
“Jika ada anak-anak yang masih ada kekurangan, terus dimotivasi dan dibimbing. Beri penguatan. Kamu pasti bisa!”
Tiga Bekal Guru Masa Kini
Menurut beliau, guru masa kini harus memiliki 3 komponen penting:
- Afektif Plus: karakter positif dan kepekaan sosial
- Penguatan Referensi: literasi, rujukan, dan data yang memadai
- Connecting: kemampuan komunikasi dan kolaborasi
Kegiatan IHT berjalan lancar dan mendapatkan respons positif dari peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai SMA Negeri 1 Rawalo semakin mampu memperkuat integritas dalam tugas dan kehidupan sehari-hari.

Rawalo, 15 Agustus 2025 SMA N 1 Rawalo menggelar kegiatan Komunitas Belajar (KOMBEL) dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dan karyawan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo.
Kepala SMA N 1 Rawalo, Ibu Nurul Hidayah, S.Si., M.Pd, menekankan pentingnya kegiatan KOMBEL bagi guru dan karyawan. “Guru sebagai tulang punggung kemajuan pendidikan perlu terus meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan KOMBEL,” ujarnya.

Kegiatan KOMBEL ini diisi dengan berbagai materi, salah satunya adalah sosialisasi logo baru KOMBEL dan maknanya. Ketua KOMBEL Sinar SMANRA, Ibu Noer Aini, S.Pd, menjelaskan makna logo baru KOMBEL dan bagaimana logo tersebut dapat meningkatkan semangat belajar guru dan karyawan.
Selain sosialisasi logo, kegiatan KOMBEL juga diisi dengan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang disampaikan oleh Ibu Wasi Aqnaasari, S.Pd. Materi ini sangat penting bagi guru dan karyawan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi.

Bapak Wahyu Yuliawan, S.Pd, selaku perwakilan ketua PGRI kecamatan Rawalo, juga menyampaikan kebijakan PGRI kecamatan Rawalo dan materi personal branding. “PGRI kecamatan Rawalo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kecamatan Rawalo melalui berbagai kegiatan, termasuk KOMBEL,” ujarnya.
Kegiatan KOMBEL ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo, sehingga dapat memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa.
Dengan kegiatan KOMBEL, SMA N 1 Rawalo menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Guru dan karyawan SMA N 1 Rawalo diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensinya melalui kegiatan KOMBEL.

Kegiatan KOMBEL ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di kecamatan Rawalo untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan demikian, kegiatan KOMBEL di SMA N 1 Rawalo dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kecamatan Rawalo dan memberikan manfaat bagi siswa dan masyarakat.
Berikut kami sampaikan Jadwal Daftar Ulang Calon Murid Baru SMA Negeri 1 Rawalo

Berikut kami sampaikan Surat Penetapan Hasil SPMB SMA Negeri 1 Rawalo Tahun Ajaran 2025 / 2026
Berikut kami sampaikan informasi untuk Daftar Ulang sebagai berikut :





